Cara Membuat Larutan Stok IBA dan IAA 100 ppm


IAA dan IBA adalah termasuk zat pengatur tumbuh golongan auksin. IAA dan IBA sering digunakan untuk merangsang pertumbuhan akar dan sebagai bahan aktif yang digunakan dalam persiapan hortikultura komersial terutama untuk akar batang. IAA bersifat mudah terurai oleh cahaya dan tidak tahan pada suhu tinggi, sedang IBA bersifat stabil dan tahan terhadap suhu tinggi.


Untuk pemilihan jenis auksin dan konsentrasi berbeda – beda tergantung dari tipe pertumbuhan yang dikehendaki, level auksin, dan jenis zat tumbuh lain yang ditambahkan.Dalam artikel ini saya akan membahas tentang cara membuat larutan zat pengatur tumbuh atau auksin. Saya hanya memberi contoh untuk IAA dan IBA saja.

Cara Membuat Larutan Stok IBA ( Indole 3 Acetid Acid )100 ppm

Kita ketahui bahwa untuk 1000 ppm = 1 gram IBA yang dibutuhkan dalam 1 liter aquadest.

Jadi untuk membuat larutan stok IBA 100 ppm adalah :
1. Timbang 100 mg ( 0,1 gram ) IBA, masukkan dalam gelas piala 25 ml.
2. Beri beberapa tetes alkohol 96% sampai IBA larut kemudian tambahkan aquadest 10 ml.
3. Masukkan dalam Labu takar 1000 ml, tambahkan aquadest sampai tanda batas pada labu takar.

Untuk membuat 200 ppm = 200 mg ( 0,2 gr ) IBA yang dibutuhkan dalam 1 liter aquadest
Untuk membuat 300 ppm = 300 mg ( 0,3 gr ) IBA yang dibutuhkan dalam 1 liter aquadest
Dan seterusnya.

Cara Membuat Larutan Stok IAA (Indole 3 Acetic Acid )100 ppm

Kita ketahui bahwa untuk 1000 ppm = 1 gram IAA yang dibutuhkan dalam 1 liter aquadest.

Jadi untuk membuat larutan stok IAA 100 ppm adalah :

1. Timbang 100 mg ( 0,1 gram ) IAA, masukkan dalam gelas piala 25 ml.
2. Beri beberapa tetes alkohol 96% sampai IAA larut kemudian tambahkan aquadest 10 ml.
3. Masukkan dalam Labu takar 1000 ml, tambahkan aquadest sampai tanda batas pada labu takar.

Untuk membuat 200 ppm = 200 mg ( 0,2 gr ) IAA yang dibutuhkan dalam 1 liter aquadest

Untuk membuat 300 ppm = 300 mg ( 0,3 gr ) IAA yang dibutuhkan dalam 1 liter aquadest
Dan seterusnya.

Untuk mengetahui apa itu ppm dan satuannya bisa klik artikel saya satuan ppm dan konversi ppm ke persen

Cara Membuat Larutan HCl 25% sebanyak 1000 ml


Larutan HCl di botol umumnya memiliki konsentrasi  37%.
Berat jenis = 1,19 g/ml
Berat Molekul = 36,5 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Molaritas HCl pekat ( 37% ), rumusnya :
M=(10x%xberat jenis)/BM
M=(10x37%x1,19)/36,5
M=12,06 M, kita anggap M1

Langkah kedua kita mencari Molaritas HCl 25%, rumusnya :
M=(10x%xberat jenis)/BM
M=(10x25%x1,19)/36,5
M=8,15 M, kita anggap M2

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam khlorida ( HCl ) 25% sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran molaritas M1xV1=M2xV2
M1=12,06 M
M2=8,15 M
V1=…?
V2= 1000 ml
M1.V1=M2.V2
12,06.V1=8,15.1000
V1=1000.8,15/12,06
V1=675 ml
Jadi asam sulfat pekat yang dibutuhkan sebanyak 675 ml.


atau dengan cara yang lebih simple
V1 x K1 = V2 x K2
V1 x 37 = 1000 ml x 25
V1 = 25000/37
V1 = 675 ml
Dimana : K1 = konsentrasi asam khlorida pekat
                K2 = konsentrasi asam khlorida yang diinginkan
                V1 = volume asam khlorida yang dibutuhkan
                V2 = volume asam khlorida yang diinginkan

Sehingga cara pembuatan asam khlorida ( HCl ) 25% sebanyak 1000 ml adalah :
-   Isi Labu takar ukuran 1 liter dengan aquades sebanyak 100 ml, lalu tambahkan 675 ml asam khlorida pekat secara perlahan.
-   Kocok sebentar kemudian tambahkan aquades sampai 1000 ml atau sampai tanda batas pada labu takar.
-   Setelah dingin pindahkan ke dalam botol reagen dan beri label.
-   Pada pengenceran asam pekat selalu labu takar diisi aquades terlebih dahulu untuk menghindari perubahan panas yang spontan yang bisa menghasilkan letupan.







Cara Membuat Larutan HCl 1 N dan 1 M dalam 1000 ml

Asam klorida ( Hydrochloric acid ) adalah asam kuat yang tidak berwarna dan memiliki bau seperti klorin pada konsentrasi yang tinggi dengan rumus molekul HCl.

Asam klorida mudah larut dalam air pada semua perbandingan.
Pada umumnya asam klorida ini memiliki konsentrasi 37% dan sering disebut asam klorida beruap apabila konsentrasinya berada di kisaran antara 38% - 40%.

Berdasar simbol berbahaya pada botol kemasan asam klorida ini, baik kabut atau larutan memiliki sifat korosif yang dapat merusak jaringan tubuh, kerusakan pada organ pernafasan, mata, kulit, dan usus.
Apabila akan menggunakan zat ini sebaiknya hati-hati dan lakukan di dalam almari asam. Gunakan pelindung keamanan seperti jas laboratorium, kacamata pelindung, masker, dan sarung tangan karet.

Tindakan yang harus dilakukan apabila terkena asam ini adalah segera bersihkan bagian yang terkena asam dengan air yang mengalir selama 10-15 menit, setelah itu rendamlah dengan larutan natrium carbonat ( Na2CO3) selama 5-10 menit untuk mengurangi dampak selanjutnya.

Cara Membuat Larutan HCL 1 N, 1000 ml

Larutan HCl di botol umumnya memiliki konsentrasi  37%.
Berat jenis = 1,19 g/ml
Berat Molekul = 36,5 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Konsentrasi ( Normalitas ) HCl pekat, rumusnya :
N=( ( 10x%xberat jenis)xvalensi)/BM
N=( ( 10x37%x1,19)x1)/36,5
N=12,06 N

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam khlorida ( HCl ) 1 N sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran N1xV1=N2xV2
N1=12,06 N
N2=1 N
V1=…?
V2= 1000 ml
N1.V1=N2.V2
12,06.V1=1.1000
V1=1000.1/12,06
V1=83 ml
Jadi asam khorida pekat yang dibutuhkan sebanyak 83 ml.

Sehingga cara pembuatan HCl 1 N sebanyak 1000 ml adalah :
  1. Isi labu takar ukuran 1 liter dengan aquadest sebanyak 250 ml, lalu tambahkan 83 ml asam khlorida pekat secara perlahan - lahan dialirkan melalui dinding labu.
  2. Gojog sebentar kemudian tambahkan aquadest sampai tanda batas. Tunggu hingga dingin.
  3. Pindahkan larutan tersebut ke dalam botol reagen dan beri label.
  4. Pada pengenceran asam pekat, labu takar harus diisi aquadest terlebih dahulu untuk menghindari perubahan panas yang spontan sehingga bisa menghasilkan letupan.

Cara membuat Larutan HCl 1 M dalam 1000 ml

Larutan HCl di botol umumnya memiliki konsentrasi  37%.
Berat jenis = 1,19 g/ml
Berat Molekul = 36.5 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Molaritas HCl pekat, rumusnya :
M=(10x%xberat jenis)/BM
M=(10x37%x1,19)/36,5
M=12,06 M

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam khlorida ( HCl) 1 M sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran M1xV1=M2xV2
M1=18 M
M2=1 M
V1=…?
V2= 1000 ml
M1.V1=M2.V2
12,06.V1=1.1000
V1=1000.1/12,06
V1= 83 ml
Jadi asam sulfat pekat yang dibutuhkan sebanyak 83 ml.

Langkah pembuatan HCl 1 M sebanyak 1000 ml adalah :
  1. Isi labu takar ukuran 1 liter dengan aquadest sebanyak 250 ml, lalu tambahkan 83 ml asam khlorida pekat secara perlahan - lahan dialirkan melalui dinding labu.
  2. Gojog sebentar kemudian tambahkan aquadest sampai tanda batas. Tunggu hingga dingin.
  3. Pindahkan larutan tersebut ke dalam botol reagen dan beri label.
  4. Pada pengenceran asam pekat, labu takar harus diisi aquadest terlebih dahulu untuk menghindari perubahan panas yang spontan sehingga bisa menghasilkan letupan.

Cara Membuat Larutan H2SO4 70% dalam 1000 ml

Larutan H2SO4 di botol umumnya memiliki konsentrasi  95-97%, kita anggap 96%.
Berat jenis = 1,84 g/ml
Berat Molekul = 98,08 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Molaritas H2SO4 pekat, rumusnya :
M=(10x%xberat jenis)/BM
M=(10x96%x1,84)/98,08
M=18 M, kita anggap M1

Langkah kedua kita mencari Molaritas H2SO4 70%, rumusnya :
M=(10x%xberat jenis)/BM
M=(10x70%x1,84)/98,08
M=13 M, kita anggap M2

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam sulfat ( H2SO4 ) 70% sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran molaritas M1xV1=M2xV2
M1=18 M
M2=13 M
V1=…?
V2= 1000 ml
M1.V1=M2.V2
18.V1=13.1000
V1=1000.13/18
V1=722,2 ml
Jadi asam sulfat pekat yang dibutuhkan sebanyak 722,2 ml.


atau dengan cara yang lebih simple
V1 x K1 = V2 x K2
V1 x 96 = 1000 ml x 70
V1 = 70000/96
V1 = 729 ml
Dimana :  K1 = konsentrasi asam sulfat pekat
                K2 = konsentrasi asam sulfat yang diinginkan
                V1 = volume asam sulfat yang dibutuhkan
                V2 = volume asam sulfat yang diinginkan

Sehingga cara pembuatan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 M sebanyak 1000 ml adalah :
  1. Isi labu takar volume 1 liter dengan aquadest kira-kira 100 ml, lalu tambahkan 722.2 ml asam sulfat pekat secara perlahan.
  2. Gojog sebentar kemudian tambahkan aquadest sampai tanda batas pada labu takar. Biarkan dingin.
  3. Setelah larutan dingin pindahkan ke dalam botol reagen dan beri label.
  4. Pada pengenceran asam pekat labu takar harus diisi aquadest terlebih dahulu untuk menghindari perubahan panas yang spontan yang bisa menghasilkan letupan.

Cara Membuat Larutan H2SO4 1 N dan 1 M

Asam sulfat ( Hydrochloric acid ) adalah senyawa kimia yang bersifat asam kuat dengan rumus molekul H2SO4. Asam sulfat ini mudah larut dalam air pada semua perbandingan.
Asam sulfat yang paling umum digunakan adalah asam sulfat 95-97% atau disebut asam sulfat pekat.
Beberapa jenis konsentrasi asam sulfat yang sering digunakan adalah :
1. 10%, disebut asam sulfat encer digunakan untuk laboratorium.
2. 33.53% disebut asam baterai.
3. 62.18% disebut asam bilik atau asam pupuk.
4. 73.61% disebut asam menara atau asam glover.
5. 97% disebut asam pekat.



Asam sulfat berbentuk cairan bening kental seperti minyak, oleh karena itu disebut juga minyak vitriol.

Berdasarkan simbol berbahaya pada botol kemasan asam sulfat memiliki sifat korosif, sangat berbahaya apabila terkena jaringan kulit dan menyebabkan luka bakar. Sebaiknya jika akan menggunakan asam ini lakukan di dalam almari asam dengan hati-hati.
Tindakan yang harus dilakukan jika terkena asam sulfat pekat ini adalah segera guyur bagian yang terkena asam dengan air yang mengalir selama 10 -15 menit untuk mendinginkan jaringan di sekitar kulit yang terkena asam tersebut.

Dalam laboratorium asam sulfat ini digunakan sebagai reagen dan larutan baku sekunder.

Cara membuat Larutan H2SO4 1 N, 1000 ml

Larutan H2SO4 di botol umumnya memiliki konsentrasi  95-97%, kita anggap 96%.
Berat jenis = 1,84 g/ml
Berat Molekul = 98,08 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Konsentrasi ( Normalitas ) H2SO4 pekat, rumusnya :
N=( ( 10x%xberat jenis)xvalensi)/BM
N=( ( 10x96%x1,84)x2)/98,08
N=36 N

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 N sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran N1xV1=N2xV2
N1=36 N
N2=1 N
V1=…?
V2= 1000 ml
N1.V1=N2.V2
36.V1=1.1000
V1=1000.1/36
V1=27,8 ml
Jadi asam sulfat pekat yang dibutuhkan sebanyak 27,8 ml.

Sehingga cara pembuatan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 N sebanyak 1000 ml adalah :

  1. Isi labu takar ukuran 1 liter dengan aquadest kira-kira 250 ml, lalu tambahkan 27,8 ml asam sulfat pekat secara perlahan.
  2. Gojog sebentar, kemudian tambahkan aquadest sampai tanda batas pada labu takar.
  3. Setelah dingin pindahkan larutan tersebut ke dalam botol reagen dan beri label.
  4. Pada pengenceran asam pekat labu takar harus diisi aquadest terlebih dahulu untuk menghindari panas yang spontan yang bisa menghasilkan letupan.

Cara Membuat Larutan H2SO4 1 M, 1000 ml

Larutan H2SO4 di botol umumnya memiliki konsentrasi  95-97%, kita anggap 96%.
Berat jenis = 1,84 g/ml
Berat Molekul = 98,08 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Molaritas H2SO4 pekat, rumusnya :
M=(10x%xberat jenis)/BM
M=(10x96%x1,84)/98,08
M=18 M

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 M sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran M1xV1=M2xV2
M1=18 M
M2=1 M
V1=…?
V2= 1000 ml
M1.V1=M2.V2
18.V1=1.1000
V1=1000.1/18
V1=55,5 ml
Jadi asam sulfat pekat yang dibutuhkan sebanyak 55,5 ml.

Sehingga cara pembuatan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 M sebanyak 1000 ml adalah :

  1. Isi labu takar ukuran 1 liter dengan aquadest kira-kira 250 ml, lalu tambahkan 55.5 ml asam sulfat pekat secara perlahan ( dialirkan melalui dinding labu secara perlahan-lahan).
  2. Gojog sebentar, kemudian tambahkan aquadest sampai volume 1 liter atau sampai tanda batas pada labu takar.
  3. Setelah dingin pindahkan larutan tersebut ke dalam botol reagen dan beri label.
  4. Pada pengenceran asam pekat labu takar harus diisi aquadest terlebih dahulu untuk menghindari perubahan panas yang spontan yang bisa menghasilkan letupan.

    Untuk mengetahui konsentrasi sebenarnya sebaiknya larutan H2SO4 yang dibuat distandarisasi. Untuk standarisasi bisa baca pada artikel Standarisasi H2SO4