Home » » ALAT YANG UMUM DI LABORATORIUM DAN KEGUNAANNYA

ALAT YANG UMUM DI LABORATORIUM DAN KEGUNAANNYA

Artikel saya yang kedua ini saya akan membahas fungsi dari beberapa alat yang biasanya ada di dalam laboratorium. Mungkin masih kurang lengkap tapi akan saya update terus dan semoga bermanfaat buat semuanya.


1.       Lemari  Asam

Fungsi lemari asam adalah sebagai perantara untuk memindahkan bahan kimia asam yang mempunyai konsentrasi tinggi, bahan kimia berasap, dan tempat  untuk mereaksikan zat kimia yang  mudah menguap dan gas yang berbahaya, selain itu juga sebagai tempat untuk menyimpan bahan-bahan kimia asam tinggi.

Adanya sirkulasi udara di dalam lemari asam sangat penting agar lemari asam dapat bekerja dengan baik.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan lemari asam sebaiknya tahan terhadap bahan kimia organik, tahan terhadap ledakan, dan tidak mudah korosif  terhadap bahan kimia asam dan basa.


      2.    Hot Plate Magnetic Stirrer

Fungsi dari Hot Plate adalah untuk memanaskan dan menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan. Pengadukan dengan bantuan batang magnet yang dapat diatur kecepatannya sesuai dengan yang diinginkan.Hot Plate adalah alat yang dihubungkan langsung ke sumber listrik dengan tombol pengatur suhu dan pengatur kecepatan pengadukan.







1    3.       Muffle Furnace/ Tanur

Di dalam laboratorium muffle furnace atau tanur biasa digunakan untuk mengabukan atau mengarangkan suatu zat padat. Muffle Furnace juga berfungsi untuk menentukan kadar bahan organik atau C-organik pada pupuk organik atau kompos dengan menggunakan cara pengabuan. Tanur mempunyai suhu yang tinggi hingga diatas 1000 derajat celcius.

Untuk mengetahui instruksi kerja muffle bisa dilihat di Instruksi Kerja Muffle Furnace

1    


     4.   Oven

Oven berfungsi untuk mengukur kadar air,  sebagai alat untuk memanaskan atau mengeringkan alat-alat gelas laboratorium, dan bahan-bahan kimia maupun pelarut organik. Hanya alat gelas tertentu yang dapat dikeringkan di dalam oven yaitu alat gelas yang mempunyai ketelitian rendah, sedangkan  alat gelas yang mempunyai ketelitian tinggi tidak dapat dikeringkan di dalam oven karena alat tersebut akan mengalami pemuaian sehingga ketelitiannya tidak tepat.

    Artikel Terkait : Cara Menggunakan dan Perawatan Oven



      5.   Timbangan digital


Timbangan digital di laboratorium pada umumnya berfungsi untuk menimbang sampel atau bahan kimia yang akan digunakan. Timbangan digital yaitu jenis  timbangan yang bekerja secara elektronis dengan tenaga listrik, umumnya menggunakan arus lemah dan indikatornya berupa angka digital pada layar bacaan timbangan.


     




      6.  Viskometer


Viskometer adalah suatu alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur viskositas atau kekentalan suatu larutan. Jika suatu larutan semakin kental maka nilai viskositasnya semakin tinggi, dan sebaliknya jika larutan semakin encer maka nilai viskositasnya semakin rendah.





1        7.  Vortex

Vortex adalah alat yang berfungsi untuk mengaduk larutan dalam tabung reaksi sehingga larutan benar-benar homogen.










8. Penggojog/Shaker
Penggojog atau shaker ini berfungsi untuk mengaduk campuran larutan agar larutan homogen dengan gerakan satu arah. Shaker ini memiliki kecepatan gerakan yang dapat diatur sesuai dengan keinginan.
Shaker ini juga digunakan untuk menghomogenkan campuran zat cair dan padat yang dimasukkan ke dalam erlenmeyer. 
9. Kompor listrik

Dalam penggunaannya di laboratorium kompor listrik ini berfungsi untuk memanaskan larutan atau zat-zat kimia dengan aquadest agar zat kimia cepat larut dalam aquadest.









Artikel terkait : Macam-Macam Alat Non Gelas dan Kegunaannya di Laboratorium

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar