Home » » Penetapan Berat Jenis Tanah

Penetapan Berat Jenis Tanah

Berat jenis tanah adalah berat tanah kering dibagi volume partikel padat (tidak termasuk volume pori-pori tanah).
Berat jenis partikel tanah dinyatakan dalam satuan g/cm3 atau mg/m3.

Penentuan berat jenis partikel tanah penting dilakukan untuk mengetahui sifat fisik tanah dan sebagai informasi dalam pengolahan tanah lebih lanjut serta penentuan jenis tanaman apa saja yang ditanam pada tanah (lahan) tersebut.
Nilai berat jenis partikel tanah bervariasi tergantung pada komposisi mineral tanah tersebut.
Berikut contoh berat jenis partikel tanah beberapa mineral ( Blake,1986) :

No
Mineral/Zat
Ρs ( g/cm3)



1
Humus
1,3 – 1,5
2
Kuarsa
2,5 – 2,8
3
Kalsit
2,6 – 2,8
4
Gipsum
2,3 – 2,4
5
Mika
2,7 – 3,1
6
Hematit
4,9 – 5,3
7
Mineral liat
 2,2 – 2,6


Penentuan berat jenis partikel tanah dapat dilakukan dengan beberapa metode antara lain :
1. Metode Piknometer
2. Metode Perendaman dengan Gelas Ukur
3. Metode Perendaman dengan Labu Ukur

Metode yang sering digunakan di laboratorium yaitu metode piknometer.

Penentuan Berat Jenis Partikel Tanah Metode Piknometer

A. Alat 
  • Timbangan analitik
  • Piknometer 25 ml atau 50 ml
  • Kawat pengaduk halus
  • Thermometer
  • Botol semprot 500 ml

B. Bahan 
  • Sampel tanah kering angin diameter 2 mm
  • Aquadest
C. Cara Kerja
  1. Cuci piknometer dengan sabun dan bilas dengan aquadest. Keringkan piknometer dengan cara membilas piknometer dengan aseton.
  2. Timbang piknometer kosong bersumbat, misal a gram.
  3. Isilah piknometer dengan aquadest sampai di atas leher, pasang sumbatnya hingga air dapat mengisi pipa kapiler sampai penuh.
  4. Timbang piknometer penuh air ( misal b gram ), ukur suhunya dan lihat berat jenis air (BJ1) pada suhu tersebut di dalam daftar label berat jenis air.
  5. Bersihkan dan keringkan piknometer dari aquadest dan isilah piknometer tersebut dengan tanah kira-kira 5 gram (3/4 cm jika volum piknometer 50 ml dan 1 cm jika volume piknometer 25 ml). Pasang sumbatnya dan timbang ( catat sebagai c gram ).
  6. Tambahkan aquadest ke dalam piknometer sampai 1/2 volume, aduk dengan kawat supaya gelembung udara keluar ( bantu dengan menggoyang-goyang piknometer ). Pasang sumbatnya dan biarkan semalam.
  7. Ulangi  pengadukan dengan menggunakan kawat, biarkan sebentar untuk mengendapkan sebagian tanahnya. Tambahkan aquadest sampai penuh dan usahakan agar suspensi tanah tidak ikut teraduk.
  8. Timbang piknometer + tanah + air ( catat sebagai d gram ), ukur suhunya dan lihat berat jenis air (BJ2) pada suhu tersebut di dalam daftar label berat jenis air.

D. Perhitungan

Keterangan :
a = berat piknometer kosong + tutup
b = berat piknometer + air
c = berat piknometer + tanah
d = berat piknometer + tanah + air
BJ1 = berat jenis air pada suhu t1
BJ2 = berat jenis air pada suhu t2
BTKM = berat tanah kering mutlak






DAFTAR ACUAN

Blake, G. R. 1986. Particle density. p. 377-382. In Methods of Soil Analysis, Part 1. Second ed. Agron. 9 Am. Soc. of Agron., Madison, WI.


0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar