Friday, October 20, 2017

MIKROPIPET

Mikropipet atau sering disebut dengan pipet otomatis adalah suatu alat laboratorium yang digunakan untuk pengukuran volume yang sangat kecil secara akurat dalam satuan µl ( mikroliter ). Mikropipet biasanya digunakan di laboratorium biologi atau kedokteran.


Fungsi Mikropipet

Sama seperti dengan fungsi pipet ukur atau pipet volum , fungsi mikropipet ini adalah untuk memindahkan larutan atau cairan dari satu tempat ke tempat yang lainnya, tetapi untuk volume yang sangat kecil ( dibawah 1 ml ). Penggunaan pipet ukur dibawah 1 ml tidak memiliki akurasi yang tinggi sehingga orang cenderung menggunakan mikropipet yang mempunyai akurasi dan presisi yang lebih baik dari pipet ukur. Dengan mikropipet dapat diatur volumenya sesuai yang diinginkan selama masih dalam skala volume pipet tersebut.

Bagian - Bagian Mikropipet

Mikropipet mempunyai beberapa bagian penting yaitu :
  1. Plunger button/ tombol penekan, yang berfungsi untuk memompa larutan atau cairan dengan cara menekan tombol tersebut.
  2. Tips ejector button, yang berfungsi untuk melepaskan tips setelah selesai digunakan dengan cara menekan tombol tersebut.
  3. scale volume/skala volume, bagian yang menunjukkan angka/ volume pengambilan cairan sesuai yang diinginkan. untuk mengatur volume putar-putar bagian bawah plunger button ( pada gambar kiri )
  4. Shaft/ batang ujung mikropipet, yang berfungsi untuk menghubungkan mikropipet dengan tips.
  5. Pipette tips, yang berfungsi untuk menampung larutan atau cairan yang dipipet. Pemilihan tip sangat penting untuk menentukan keakuratan dalam pemipetan. Penggunaan tip sebaiknya disesuaikan dengan merek yang sama dengan pipetnya karena tidak semua pipet cocok dengan semua tip yang tersedia.

Jenis-Jenis Mikropipet

Berdasarkan volumenya, mikropipet terdiri atas 3 jenis yang umum digunakan di laboratorium yaitu :
  1. Mikropipet P1000, mikropipet yang biasa digunakan untuk mengambil cairan dengan volume 100µl - 1000µl.
  2. Mikropipet P200, mikropipet yang biasa digunakan untuk mengambil cairan dengan volume 20µl - 200µl.
  3. Mikropipet P20,  mikropipet yang biasa digunakan untuk mengambil cairan dengan volume 2µl - 20µl.

Cara Menggunakan Mikropipet

1. Mengatur volume sesuai yang diinginkan
Pada bagian mikropipet selalu dilengkapi dengan pengatur volume yang terletak di bagian kepala pipet.     Untuk mengatur volume yang diinginkan, tinggal memutar-mutar bagian kepala pipet dan memperhatikan angka yang tercantum pada bagian tengah mikropipet.

2. Memasang tips
Pemilihan tip sangat penting untuk menentukan keakuratan dalam pemipetan, dan penggunaan tip disesuaikan dengan merek yang sama dengan pipetnya karena tidak semua pipet cocok dengan tip yang tersedia.
cara memasang tips yaitu tancapkan ujung mikropipet dengan tips yang sesuai, dan pastikan tips sudah terpasang dengan benar.

3. Mengambil dan mengeluarkan sampel

  • Setelah tips terpasang, tekan tombol knob sampai hambatan pertama ( setengah tekanan ), jangan ditekan lebih dalam lagi. 
  • Masukkan mikropipet sampai tercelup ke dalam larutan sampel. Lepaskan tekanan dari tombol knob secara perlahan-lahan sampai cairan tertarik ke dalam mikropipet dan jangan sampai ada gelembung udara.
  • Pindahkan larutan sampel ke dalam wadah yang lainnya dengan cara menekan tombol knob sampai hambatan kedua ( tekanan penuh ). 
  • Lepaskan tips dengan cara menekan tombol tips ejector button.

Cara Merawat Mikropipet

    Mikropipet adalah alat yang telah dirancang akurat dan presisi oleh pabriknya. Tetapi jika digunakan di laboratorium mikropipet harus tetap dikalibrasi, karena dengan dikalibrasi akan menjamin keakuratannya.
Selain itu perawatan atau pemeliharaan mikropipet juga sangat penting untuk menjaga agar alat tersebut awet dan tidak mudah rusak.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merawat atau pemeliharaan  mikropipet adalah sebagai berikut :

  • Membersihkan mikropipet sebelum dan sesudah pemakaian dengan menggunakan alkohol.
  • Mensterilkan komponen mikropipet yang dapat disterilkan dengan menggunakan alat autoclave.
  • Jangan menggunakan mikropipet tanpa menggunakan tips.
  • Jangan menggunakan tips bekas untuk sampel yang berbeda karena dapat menyebabkan kontaminasi. Gantilah tips setiap berganti sampel.
  • Mengecek secara rutin kondisi mikropipet.
Sebelum menggunakan mikropipet sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini :
  • Jangan menggunakan mikropipet melebihi ukuran maksimalnya karena dapat menyebabkan ketidakakuratan ukuran mikropipet.
  • Ketika mengambil tips jangan menekan terlalu keras dan jangan terlalu lemah juga karena tips bisa jatuh.
  • Ketika menekan tombol mikropipet jangan melebihi penghentian normalnya karena larutan yang diambil menjadi berlebih.
  • Saat mengambil larutan sampel jangan melepas tombol penekan secara tiba-tiba karena akan menyebabkan larutan sampel masuk ke dalam pipet sehingga mempengaruhi keakuratan ukuran mikropipet.
  • Jangan menaruh pipet sembarangan saat masih ada larutan dalam tips di ujung pipet karena larutan dapat masuk ke dalam pipet dan menyebabkan kontaminasi.


Friday, October 6, 2017

Cara Membuat Larutan Asam Fosfat ( H3PO4 ) 3 M dan 3 N


Asam orthofosfat atau lebih dikenal dengan nama asam fosfat ( dalam bahasa inggris Orthophosporic acid ) merupakan asam lemah yang berbentuk cairan bening agak kental dengan rumus kimia H3PO4.
Berdasarkan simbol yang tertera pada kemasan asam fosfat ini memiliki sifat korosif yang menyebabkan luka bakar. Dalam meggunakan asam fosfat ini harus hati-hati, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, berbahaya jika tertelan, melalui inhalasi dan saluran pernafasan.

Di dalam laboratorium asam fosfat ini biasa digunakan sebagai reagen kimia. Dalam industri kosmetik digunakan sebagai pengatur pH, dalam bidang pertanian digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk.

Cara Membuat Larutan Asam Fosfat (H3PO4) 3 M sebanyak 1000 ml

Diketahui :
massa jenis = 1,71 g/ml ( lihat botol kemasan )
konsentrasi = 85%         ( lihat botol kemasan )
berat molekul (BM) = 98 g/mol

Dicari berat Molaritas asam fosfat 85%...???

** Molaritas asam fosfat 85 % dapat diketahui dengan menggunakan rumus :

M = ( massa jenis x 10 x % ) / BM
M = ( 1,71 x 10 x 85 ) / 98
M = 14,8
Jadi molaritas asam fosfat 85% adalah 14,8 M.

** Menghitng volume yang dibutuhkan asam fosfat 85% untuk membuat asam fosfat 3 M yaitu dengan menggunakan rumus pengenceran :

M1 x V1 = M2 x V2
14,8 M x V1 = 3 M x 1000 ml
V1 = 3000/14,8
V1 = 202,7 ml
Jadi volume asam fosfat 85% yang diambil adalah 202,7 ml.

Cara membuat asam fosfat 3 M adalah sebagai berikut :
  1. Siapkan gelas piala 500 ml dan isi dengan aquadest 150 ml.
  2. Ambil asam fosfat sebanyak 202,7 ml dan masukkan dalam gelas piala yang telah diisi dengan aquadest tadi. Aduk hingga homogen.
  3. Pindahkan larutan asam fosfat tersebut ke dalam labu ukur 1000 ml, tambahkan aquadest sampai tanda batas. Gojog hingga homogen.
  4. Pindahkan larutan ke dalam botol reagen dan beri label.
Catatan : dalam membuat larutan asam fosfat ini lakukan di dalam lemari asam dan gunakan masker.

Cara Membuat Larutan Asam Fosfat ( H3PO4) 3 N sebanyak 1000 ml

Diketahui :
elektron valensi asam fosfat = 3

Dicari Normalitas asam fosfat 85%...???

** Mencari Normalitas asam fosfat 85% dengan rumus :
N = ((massa jenis x 10 x %) x valensi) / BM
N = (( 1,71 x 10 x 85 ) x 3) / 98
N = 4360,5/98
N = 44,49
Jadi normalitas asam fosfat 85% adalah 44,49 N.

** Untuk mencari volume yang dibutuhkan untuk membuat larutan asam fosfat 3 N dengan menggunakan rumus pengenceran :
N1 x V1 = N2 x V2
44,49 x V1 = 3N x 1000 ml
V1 = 3000/ 44,49
V1 = 67,4 ml
Jadi volume asam fosfat 85% yang dibutuhkan untuk membuat asam fosfat 3 N adalah 67,4 ml.

Cara membuat asam fosfat 3 N adalah sebagai berikut :
  1. Siapkan gelas piala 500 ml dan isi dengan aquadest 150 ml.
  2. Ambil asam fosfat sebanyak 67,4 ml dan masukkan dalam gelas piala yang telah diisi dengan aquadest tadi. Aduk hingga homogen.
  3. Pindahkan larutan asam fosfat tersebut ke dalam labu ukur 1000 ml, tambahkan aquadest sampai tanda batas. Gojog hingga homogen.
  4. Pindahkan larutan ke dalam botol reagen dan beri label.

Demikian sedikit ulasan dari saya tentang bagaimana membuat larutan asam fosfat. Jika ada yang tidak jelas bisa tinggalkan komentar di bawah. Semoga artikel ini bermanfaat, share ke teman-teman ya readers...



Tuesday, October 3, 2017

Membuat Larutan Asam Nitrat ( HNO3) 3 M dan 0.5 N

Asam nitrat (dalam bahasa inggris disebut nitric acid ) atau disebut juga dengan nama asam sendawa dengan rumus kimia HNO3 adalah bahan kimia yang bersifat korosif, berbentuk cairan bening tidak berwarna. Asam nitrat merupakan asam yang beracun dan dapat menyebabkan luka bakar apabila terkena kulit kita.

Asam nitrat harus disimpan di dalam botol reagen yang berwarna gelap karena asam nitrat akan berubah warna menjadi kekuning-kuningan jika botolnya sering dibuka atau terkena cahaya.

Karena bersifat korosif dan sebagai pengoksidasi maka harus hati-hati dalam menggunakan bahan kimia ini. Botolnya dapat meledak jika disimpan ditempat yang panas, jika tumpah dapat menyebabkan korosi pada logam, dapat membakar kertas dan kayu. Uapnya sangat beracun.

Di dalam laboratorium asam nitrat biasanya digunakan sebagai reagen. Asam nitrat ini juga digunakan untuk memproduksi bahan yang mudah meledak seperti nitrogliserin, trinitrotoluena (TNT), dan juga untuk bahan membuat ammonium nitrat.

Cara Membuat Larutan Asam Nitrat 3 M ( 3N ) dari Asam Nitrat 65% sebanyak 1000 ml

karena asam nitrat memiliki valensi 1 maka nilai molaritas = nilai normalitas
Diketahui :
 massa jenis = 1,40 gr/ml
Kemurnian = 65 % ( lihat dalam kemasan botol )
Berat molekul = 63,01 gr/mol

Ditanyakan : Molaritas asam nitrat 65%....?

** Mencari nilai molaritas asam nitrat 65%, dengan rumus :
M = ( massa jenis x 10 x % ) / Mr
M = ( 1,40 x 10 x 65 ) / 63,01
M = 14,4 

** Setelah diketahui molaritas asam nitrat 65%, maka dengan rumus pengenceran dapat dicari  volume yang dibutuhkan asam nitrat 65% untuk membuat asam nitrat 3 M yaitu :
M1 x V1 = M2 x V2
14,4 x V1 = 3M x 1000 ml
V1 = 3000/ 14,4
V1 = 208,3 ml
Jadi volume yang dibutuhkan sebanyak 208,3 ml.

** Langkah membuat asam nitrat 3 M adalah :
  1. Ambil asam nitrat ( HNO3) sebanyak 208,3 ml. Masukkan dalam gelas piala ukuran 500 ml yang sebelumnya telah diisi aquadest. Aduk hingga homogen
  2. Pindahkan larutan ke dalam labu takar ukuran 1000 ml dengan hati-hati, dan tambahkan aquadest sampai tanda batas.
  3. Pindahkan segera ke dalam botol reagen gelap (coklat) dan beri label.

Cara Membuat Larutan Asam Nitrat 0,5 N  dari Asam Nitrat 65% sebanyak 1000 ml

Diketahui : nilai normalitas asam nitrat 65% adalah 14,4 N.

Dengan menggunakan rumus pengenceran :
N1 x V1 = N2 x V2
14,4 x V1 = 0,5N x 1000 ml
V1 = 500/14,4
V1 = 34,7 ml
Jadi volume yang dibutuhkan/ diambil dari asam nitrat 65% adalah 34,7 ml.

Langkah untuk membuat asam nitrat 0,5 N sama dengan langkah diatas ( cara membuat asam nitrat 3 M ).