Monday, July 17, 2017

Cara Menggunakan Buret




Buret adalah alat gelas laboratorium berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan terdapat kran dibagian bawahnya yang berfungsi untuk mengeluarkan atau menghentikan cairan yang keluar. Buret digunakan untuk mengukur volume cairan yang keluar seperti halnya pipet. Buret terutama digunakan untuk titrasi.

Berdasarkan ukurannya buret dibagi menjadi 3 macam yaitu :

  1. Buret Makro, buret yang mempunyai kapasitas 50 ml dengan skala terkecil 0,1 ml.
  2. Buret Semimikro, buret yang mempunyai kapasitas 25 ml dengan skala terkecil 0,05 ml
  3. Buret Mikro, buret yang mempunyai kapasitas 10 ml dan 5 ml. Untuk buret 10 ml dengan skala terkecil 0,02 ml, dan untuk buret 5 ml dengan skala terkecil 0,01 ml.

Cara menggunakan buret untuk titrasi :

  1. Cuci buret hingga bersih, bebas lemak maupun debu.
  2. Buret diklem pada tiang buret dalam posisi tegak lurus dengan datar air.
  3. Periksa kran buret, kran harus mudah diputar dan tidak bocor. Bila kran sukar diputar atau bocor, lepaskan kran tersebut dan olesilah permukaannya dengan vaselin.
  4. Bilaslah buret dengan larutan yang akan dipakai untuk titrasi, kemudian isi buret dengan larutan yang sama sampai diatas titik nol.
  5. Alirkan larutan dengan membuka kran dan usahakan kolom pipa dibawah kran terisi larutan ( tidak terdapat gelembung udara ).
  6. Atur tinggi cairan sampai meniskusnya tepat pada angka nol atau angka lain dan catatlah angka mula - mula ini.
  7. Mulailah titrasi, tangan kiri memegang kran sambil memutarnya dan tangan kanan memegang labu erlenmeyer yang berisi cairan yang akan dititrasi. Selama titrasi labu erlenmeyer digoyang - goyang dengan gerakan berputar agar larutan yang menetes dari buret segera bercampur. Demikian seterusnya sampai titik akhir dicapai ( ditandai dengan adanya perubahan warna ).

Setelah selesai menggunakan buret sebaiknya buret segera dibersihkan dan buang sisa larutan yang ada dalam buret.

Berikut Cara Membersihkan Buret :

  1. Buang larutan sisa pakai yang ada di dalam buret.
  2. Bersihkan buret dengan larutan pencuci dan bilas dengan air suling.
  3. Keringkan dan lepaskan kran buret.
  4. Jika larutan mengandung alkali/basa maka larutan harus segera dibuang dan buret segera dibersihkan karena sifat alkali/basa dapat membuat tutup kran membeku atau sulit untuk dibuka.

Itulah sedikit artikel tentang cara menggunakan buret dan cara membersihkan buret. Semoga bermanfaat, jangan lupa share ke teman - teman ya readers...


0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar